UPVC Mulai Gantikan PVC? Ini Alasan Banyak Rumah Pilih Pintu UPVC Sekarang!

Kalau kamu sedang membangun rumah atau merenovasi kamar mandi, mungkin sudah sering mendengar istilah pintu UPVC. Dulu, bahan PVC sangat populer karena harganya murah dan tahan air.

Tapi kini, banyak rumah modern mulai beralih ke UPVC yang dianggap jauh lebih kuat, awet, dan terlihat elegan. Kenapa bisa begitu? Yuk, kita bahas satu per satu!

1. Apa Itu PVC dan UPVC?

Sebelum membandingkan keduanya, penting untuk tahu apa bedanya.
PVC (Polyvinyl Chloride) adalah bahan plastik ringan yang biasa digunakan untuk pintu kamar mandi atau toilet karena tahan air.
Sedangkan UPVC (Unplasticized Polyvinyl Chloride) adalah versi lebih keras dari PVC — dibuat tanpa bahan pelunak, sehingga lebih kuat dan stabil.

Dari segi bentuk, keduanya tampak mirip. Tapi kalau dilihat dari ketahanan dan kualitas, UPVC jelas jauh di atas PVC.

2. Kenapa Banyak Rumah Beralih ke Pintu UPVC?

Tren penggunaan pintu UPVC semakin meningkat, bukan tanpa alasan.
Banyak pemilik rumah kini sadar bahwa pintu bukan sekadar pemisah ruangan, tapi juga bagian penting dari estetika dan kenyamanan.Berikut beberapa alasan utama kenapa banyak orang mulai meninggalkan PVC dan memilih UPVC.

✔️ Lebih Kokoh dan Tahan Lama

Salah satu keunggulan utama UPVC adalah kekuatannya.
Pintu ini tidak mudah melengkung atau pecah meski sering terkena panas dan kelembapan tinggi.
Bahkan, dengan perawatan minimal, pintu UPVC bisa bertahan lebih dari 10 tahun tanpa berubah bentuk.

✔️ Tahan Air dan Cuaca Ekstrem

Tidak seperti kayu yang bisa lapuk atau PVC yang bisa bocor di sambungan, UPVC benar-benar tahan air 100%.
Pintu ini juga tahan terhadap panas matahari dan tidak pudar warnanya meskipun digunakan di area luar ruangan.

✔️ Anti Rayap dan Anti Jamur

Karena tidak mengandung serat kayu, pintu UPVC tidak bisa dimakan rayap.
Selain itu, bahan ini juga tidak berpori, sehingga jamur tidak bisa tumbuh di permukaannya.
Hasilnya, pintu tetap bersih dan bebas bau lembap.

✔️ Desain Lebih Modern dan Elegan

UPVC tidak hanya kuat, tapi juga indah dipandang.
Tersedia dalam berbagai warna, motif kayu, hingga tekstur doff yang menambah kesan modern pada rumah.
Desainnya yang minimalis membuatnya cocok untuk berbagai gaya interior, dari klasik hingga kontemporer.

✔️ Perawatan Super Mudah

Tidak perlu cat ulang, tidak perlu lapisan pelindung — cukup dibersihkan dengan kain lembap, dan pintu UPVC akan terlihat seperti baru lagi.
Sederhana, tapi efisien!

3. Perbandingan PVC vs UPVC

AspekPVCUPVC
KekuatanRingan, mudah rusakPadat dan kokoh
Tahan AirBaik, tapi bisa bocor di sambungan100% tahan air
Tahan RayapBelum sepenuhnya100% anti rayap
TampilanSederhanaModern dan elegan
Umur Pakai3–5 tahun10–15 tahun
HargaLebih murahSedikit lebih mahal, tapi awet

4. Cocok untuk Area Mana Saja?

Pintu UPVC sangat fleksibel dan bisa digunakan di banyak area rumah, seperti:

  • Pintu kamar mandi atau toilet (tahan air 100%).
  • Pintu dapur dan ruang cuci (anti lembap dan tahan panas).
  • Pintu utama atau pintu belakang rumah (tahan cuaca ekstrem).
  • Pintu kamar atau ruang kerja (kedap suara dan tampak elegan).

5. Kesimpulan

Peralihan dari PVC ke UPVC bukan sekadar tren, tapi langkah logis bagi banyak orang yang ingin rumahnya lebih tahan lama dan mudah dirawat.
Dengan kekuatan, tampilan, dan daya tahan yang lebih baik, pintu UPVC kini menjadi pilihan utama untuk rumah modern — baik untuk kamar mandi, dapur, maupun pintu utama.

Jadi, jika kamu masih pakai pintu PVC dan mulai bosan karena mudah rusak atau pudar, mungkin sudah saatnya beralih ke UPVC yang lebih kuat dan stylish!

Hubungi Kamaju UPVC Sekarang

Jangan menunda keputusan Anda. Semakin cepat berkonsultasi, semakin cepat kami membantu
mewujudkan jendela UPVC yang rapi, modern, dan tahan lama untuk rumah maupun bangunan usaha Anda.

💬 Konsultasi & Order via WhatsApp

Respon cepat • Konsultasi gratis • Harga bersaing

KAMAJU UPVC
Jl. Rama Setia No. 8–9, Lampaseh Aceh – Banda Aceh
WA/Telp: 0852 6060 9998
Pertama-tama. Selanjutnya. Di sisi lain.  Sebagai hasilnya. Oleh karena itu. Demikian pula. Pada akhirnya. Pertama-tama. Selanjutnya. Di sisi lain.  Sebagai hasilnya. Oleh karena itu. Demikian pula. Pada akhirnya.